banner 728x250

Dugaan Kelalaian dan Potensi Kerugian Anggaran Daerah di RSUD Rupit.

MUSIRAWAS EKSPRES.COM, Musi Rawa Utara – Laskar Anti Korupsi Pejuang 45 (LAKI P45) menyoroti serius pengaduan masyarakat terkait kondisi memprihatinkan di RSUD Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara.

Berdasarkan laporan yang diterima dari sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan, disebutkan bahwa kondisi atap rumah sakit banyak mengalami kebocoran, alat kesehatan terbatas, WC dalam kondisi buntu, sarana prasarana minim, hingga dugaan gaji tenaga honor yang belum dibayarkan.

Ketua LAKI P45, Ahlul Fajri, menegaskan bahwa jika laporan ini benar, maka terdapat indikasi kuat adanya kelalaian dalam pengelolaan anggaran dan manajemen Rumah Sakit.

“Rumah Sakit adalah fasilitas pelayanan publik vital. Jika atap bocor, fasilitas rusak, alkes terbatas, dan tenaga honor belum dibayar, pertanyaannya: ke mana alokasi anggaran pemeliharaan dan operasional selama ini?” tegasnya.

LAKI P45 menilai, persoalan ini bukan sekadar masalah teknis, tetapi berpotensi mengarah pada dugaan pembiaran sistemik bahkan potensi kerugian keuangan daerah apabila dana pemeliharaan, pengadaan, dan operasional tidak dikelola secara efektif dan transparan.

Sebagai bentuk sikap tegas, LAKI P45 menyatakan:

– Akan melayangkan surat resmi kepada Inspektorat Daerah untuk melakukan audit investigatif.

– Mendorong DPRD Kabupaten Musi Rawas Utara menggunakan hak pengawasan secara maksimal.

Tidak menutup kemungkinan membawa persoalan ini ke aparat penegak hukum apabila ditemukan indikasi penyimpangan anggaran.

LAKI P45 menegaskan bahwa pelayanan kesehatan menyangkut hak dasar masyarakat. Pembiaran terhadap fasilitas rusak dan hak tenaga kerja yang terabaikan tidak dapat ditoleransi.

“Kami tidak ingin pelayanan publik dijadikan korban dari buruknya tata kelola anggaran. Jika ada unsur kelalaian atau penyimpangan, harus ada pertanggungjawaban,” tutupnya.

Penulis: Tim RedaksiEditor: Sofyan Ali H

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *