banner 728x250

Luar Biasa Pertalite di SPBU Tugu Mulyo Musi Rawas Malam Datang Pagi Sudah Menghilang, Dijual ke  Siapa ? 

MUSIRAWAS EKSPRES.COM, Musi Rawas Sumsel – Sangat Luar biasa yang terjadi di SPBU Desa Mataram Kecamatan Tugumulyo Kabupaten Musi Rawas, pasal sudah belasan hari sepanjang bulan Januari ini mengalami kelangkaan dan tidak tersedia di SPBU tersebut, padahal pasokan minyak setiap hari datang walaupun katanya tiba di tengah malam hari namun paginya ketika masyarakat ingin membeli Pertalite selalu sudah habis.

Kondisi ini di keluhkan masyarakat sebagai konsumen merasa bingung atas kelangkaan atau tidak tersedianya pertalite di SPBU itu. Sedangkan di SPBU lain yang ada di Kabupaten yang sama dan Kota tetangga selalu tersedia.

Menyikapi kondisi itu lantas awak media melakukan konfirmasi kepada Topo selaku Pimpinan SPBU dimaksud menanyakan penyebab sulitnya masyarakat mendapatkan pertalite, dijelaskan oleh Topo bahwa pertalite yang datang ke SPBU nya bukan dari depo Pertamina kota Lubuklinggau melainkan dari depo Pertamina Kabupaten Lahat.

Diceritakan Topo kedatangan minyak jenis Pertalite ke SPBU itu sekitar jam 23 hingga jam 24 malam , tidak sama seperti SPBU lain yang di pasok dari depo Kota Lubuklinggau.

“Setiap SPBU tidak sama pak untuk kitir pengiriman pak Kalau jalan baru masuk kota pak, kemudian pedang juga kan yg punya (Red), na punya kita ni cuman gerombolan kaki lima pengurusnya pak, istilahnya bejalan asal dan gak punya tameng pak,” Jelas Topo Pada Awak Media Jumat malam (30/01/2026) melalui Via WhatsApp.

Diapun menambahkan bahwa, tiga SPBU gropnya yang berada di wilayah Kecamatan Tugumulyo, Simpang Semambang Kecamatan Tuah Negeri dan Kecamatan Megang Sakti pasokkan minyak jenis Pertalite dari depo Pertamina Kabupaten Lahat.

“Langganan BBM dari lahat SPBU Simpang Semambang, Tugumulyo dan Megang Sakti pak rata-rata PT nya kita,” Ceritanya melalui WhatsApp.

Sementara itu, masyarakat yang minta namanya tidak disebutkan berpendapat bahwa susahnya mendapatkan pertalite di SPBU Mataram itu sudah terjadi semacam rekayasa oleh pihak SPBU. Sebab bila mana memang benar-benar ingin di jual ke konsumen walaupun datang nya malam tentunya pagi masih bisa di jual ke masyarakat.

“Ini kan jelas aneh, oke datang malam hari , eh kok paginya pertalite sudah menghilang lagi alias habis siapa yang beli pertalite tersebut malam hari apa mungkin hitungan jam pertalite berton-ton langsung habis,” Pungkasnya. (*)

Penulis: Sofyan Ali HEditor: Sofyan Ali H

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *