MUSIRAWAS EKSPRES.COM, LUBUKLINGGAU – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Kota Lubuklinggau dalam rangka melantik dan pengukuhan Pengurus DPC PKB Lubuklinggau, Musi Rawas dan Musi Rawas Utara
Gus Halim Wakil Ketua DPP PKB Bidang Organisasi guna melakukan Konsolidasi dan Pelantikan tiga wilayah Lubuklinggau, Musi Rawas dan Muratara di sambut Demo Warga Pergerakan
Rio selalu koordinator dalam penyampaian kepada Pengurus DPP PKB, ada tuntutan mempertanyakan uang konfensasi suara pileg Kader PMII yang belum di bayar oleh Anggota Dewan PKB yang duduk di DPRD Sumsel
Rio meminta penjelasan atas didepaknya kader PMII yang sudah membesarkan PKB naik 100% kursi dan suara
Mempertanyakan statemen ketua umum dari kader PMII Nusron Wahid PKB jadi rumah pergerakan, namun yang terjadi dari KSB yang ada tidak ada satupun kader PMII yang diakomodir,

Namun menurutnya kami belum menyampaikan uneg uneg yang terjadi, kami sudah diusir oleh Kader PKB Lubuklinggau dua periode dan juga sekarang sebagai Wakil Rakyat Dapil Sumsel di DPR RI.
Sangat disayangkan jika sebagai Wakil Rakyat yang seharusnya disambut baik dan diajak ngobrol, menanyakan apa persoalan dan apa yang akan disampaikan, jelasnya.
Drs. Abd Hafidz Noeh Mantan Ketua Dewan Syuro PKB Kota Lubuklinggau diminta tanggapan oleh awak media atas demo dari Warga Pergerakan, seharusnya mereka itu diterima dengan baik dan katanya PKB itu rumah Alumni Pergerakan.
Jika warga PKB yang akan dilantik tidak humanis dalam menerima masukan dari anggota rumah pegerakan akan membuat image yang tidak bagus Dimata masyarakat dan berimplikasi akan berpaling para pemilih setia pada kader yang humanis, jelasnya (*)














