MUSIRAWAS EKSPRES.COM, Lubuklinggau – Laskar Anti Korupsi Pejuang 45 (LAKI P45) menyatakan dukungan penuh terhadap langkah PLN UP3 Lubuklinggau dan ULP PLN Kota Lubuklinggau yang melakukan pemeliharaan jaringan listrik secara berkala demi meningkatkan keandalan pasokan listrik kepada masyarakat.
Ketua Perwakilan LAKI P45, Ahlul Fajri, mengatakan pemberitahuan resmi yang disampaikan PLN kepada masyarakat merupakan bentuk keterbukaan informasi sekaligus tanggung jawab pelayanan publik yang patut diapresiasi.
Menurutnya, pemadaman listrik yang dilakukan untuk kepentingan pemeliharaan jaringan tidak seharusnya dipandang sebagai gangguan semata, melainkan sebagai investasi pelayanan agar kualitas tegangan tetap stabil, risiko gangguan dapat diminimalkan, dan keandalan sistem kelistrikan semakin baik.
“Kami atas nama masyarakat pelanggan PLN memberikan apresiasi kepada PLN UP3 Lubuklinggau dan ULP PLN Kota Lubuklinggau. Selama pemadaman dilakukan untuk pemeliharaan jaringan demi meningkatkan kualitas pelayanan dan menjaga stabilitas tegangan, kami mendukung sepenuhnya. Masyarakat tentu dapat memahami sepanjang informasi disampaikan secara terbuka seperti yang telah dilakukan PLN,” ujar Ahlul Fajri.»
Namun demikian, LAKI P45 berharap kegiatan pemeliharaan tidak hanya difokuskan pada perbaikan jaringan yang mengalami gangguan, tetapi juga disertai evaluasi menyeluruh terhadap kondisi Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM), Saluran Udara Tegangan Rendah (SUTR), gardu distribusi, serta sistem pentanahan (grounding) pada trafo distribusi.
Ahlul Fajri mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, pihaknya masih menemukan beberapa jaringan distribusi yang diduga belum memenuhi standar sistem pentanahan sebagaimana diatur dalam Persyaratan Umum Instalasi Listrik (PUIL) yang berlaku sebagai SNI 0225, serta diperkuat melalui berbagai Standar PLN (SPLN).
Menurutnya, sistem pentanahan merupakan salah satu komponen penting dalam menjaga keselamatan masyarakat, melindungi peralatan listrik, sekaligus menjaga kualitas tegangan distribusi.
Sesuai ketentuan teknis tersebut, titik netral transformator sisi tegangan rendah wajib dihubungkan dengan sistem pembumian, bodi trafo dan panel distribusi harus memiliki pentanahan yang baik, sedangkan surge arrester pada jaringan tegangan menengah wajib memiliki jalur pembumian yang memenuhi standar. Nilai tahanan pentanahan secara umum tidak boleh melebihi 5 Ohm, bahkan untuk gardu distribusi idealnya berada pada kisaran 1 Ohm atau lebih rendah agar arus gangguan maupun sambaran petir dapat disalurkan ke tanah secara optimal.
LAKI P45 menilai bahwa penerapan standar tersebut bukan hanya berkaitan dengan aspek keselamatan, tetapi juga berdampak terhadap kualitas pelayanan PLN karena mampu mengurangi potensi gangguan, menjaga kestabilan tegangan, memperpanjang usia peralatan distribusi, sekaligus membantu menekan besarnya technical losses (kehilangan energi teknis) pada jaringan listrik.
“Masukan ini kami sampaikan bukan untuk mencari kesalahan PLN, tetapi sebagai bentuk kepedulian masyarakat agar pelayanan kelistrikan semakin baik. Jika masih terdapat gardu distribusi maupun jaringan SUTR yang sistem grounding-nya belum memenuhi standar, kami berharap hal tersebut dapat menjadi prioritas evaluasi. Pada akhirnya yang diuntungkan bukan hanya pelanggan, tetapi juga PLN sendiri karena dapat mengurangi gangguan dan losses pada jaringan,” tegas Ahlul Fajri.»
LAKI P45 juga mengajak masyarakat untuk mendukung setiap program pemeliharaan jaringan yang dilakukan PLN serta tetap menggunakan listrik secara aman dan bijaksana.
Pihaknya berharap sinergi antara masyarakat dan PLN terus terjalin sehingga pelayanan kelistrikan di Kota Lubuklinggau semakin andal, aman, efisien, dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat maupun dunia usaha.
“Apresiasi patut diberikan kepada PLN yang terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan. Di sisi lain, evaluasi terhadap seluruh sistem distribusi harus terus dilakukan agar keandalan jaringan benar-benar dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” tutup Ahlul Fajri.














