banner 728x250

Aktifis AKI P45 Desak Sidak Total Dapur MBG di MLM, Soroti Dugaan Sanitasi dan IPAL Tak Layak

MUSIRAWAS EKSPRES.COM, Lubuklinggau – Laskar Anti Korupsi Pejuang 45 (LAKI P45) mendesak pemerintah, aparat penegak hukum, dan instansi teknis terkait untuk segera melakukan sidak total terhadap seluruh dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Musi Rawas, Kota Lubuklinggau, dan Musi Rawas Utara (MLM).

Desakan tersebut disampaikan menyusul adanya sejumlah kejadian di berbagai daerah yang mengakibatkan siswa diduga mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi makanan MBG. Menurut LAKI P45, kondisi tersebut harus menjadi peringatan serius agar pengawasan terhadap pelaksanaan program nasional ini tidak dilakukan secara setengah hati.

Ketua Perwakilan LAKI P45 Sumatera Selatan, Ahlul Fajri, mengatakan bahwa berdasarkan hasil pemantauan organisasi di lapangan, terdapat beberapa dapur MBG yang dinilai masih memiliki persoalan dari aspek kebersihan lingkungan, sanitasi, dan pengelolaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang perlu segera diverifikasi oleh instansi berwenang.

“Kami tidak ingin berspekulasi ataupun menghakimi. Namun, ketika muncul kejadian yang diduga berkaitan dengan konsumsi makanan MBG di beberapa daerah, pemerintah wajib memastikan seluruh dapur MBG memenuhi standar higiene, sanitasi, keamanan pangan, dan pengelolaan limbah. Keselamatan anak-anak tidak boleh dipertaruhkan,” tegas Ahlul Fajri.

LAKI P45 menilai pengawasan tidak cukup hanya dilakukan terhadap kualitas bahan makanan, tetapi juga harus mencakup kondisi bangunan dapur, kebersihan peralatan, sumber air bersih, penyimpanan bahan baku, proses pengolahan makanan, penggunaan alat pelindung diri oleh petugas, hingga sistem IPAL agar limbah tidak mencemari lingkungan.

Selain itu, LAKI P45 meminta agar sidak dilakukan secara mendadak tanpa pemberitahuan terlebih dahulu sehingga kondisi yang diperiksa benar-benar mencerminkan keadaan sebenarnya. Apabila ditemukan pelanggaran terhadap standar operasional maupun ketentuan peraturan perundang-undangan, maka harus dilakukan evaluasi, pembinaan, hingga penegakan hukum sesuai kewenangan.

LAKI P45 juga mendorong agar hasil pemeriksaan diumumkan secara terbuka kepada masyarakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan Program MBG.

“Program Makan Bergizi Gratis adalah program yang sangat mulia dan harus kita dukung bersama. Justru karena pentingnya program ini, pengawasan harus diperketat agar kualitas pelayanan tetap terjaga dan kepercayaan masyarakat tidak menurun akibat kelalaian yang sebenarnya bisa dicegah,” ujar Ahlul Fajri.

LAKI P45 berharap pemerintah daerah, dinas kesehatan, dinas lingkungan hidup, BPOM sesuai kewenangannya, serta aparat penegak hukum dapat bergerak cepat melakukan audit dan sidak menyeluruh terhadap seluruh dapur MBG di wilayah Musi Rawas, Lubuklinggau, dan Muratara demi menjamin keamanan pangan dan keselamatan seluruh peserta didik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *